23 Apr

Harapan Divock Origi Untuk Bersama Idolanya Di Timnas Belgia Bisa Segera Usai

Divock Origi saat bersama Thierry Henry sebelum menghadapi pertandingan persahabatan dengan timnas Rusia

Divock Origi memiliki seorang pemain idola yang saat ini membantunya untuk meningkatkan performanya. Pemain itu adalah Thierry Henry, mantan pemain bintang Arsenal dan timnas Prancis. Namun harapannya untuk tetap dapat bertemu sang idola akan terancam punah, karena ia gagal meningkatkan performanya bersama klubnya saat ini.

Divock Origi saat bersama Thierry Henry sebelum menghadapi pertandingan persahabatan dengan timnas Rusia

Divock Origi saat bersama Thierry Henry sebelum menghadapi pertandingan persahabatan dengan timnas Rusia

Memang pada musim panas lalu, striker muda Liverpool itu, mengungkapkan bahwa dirinya memang sengaja mencari menit bermain lebih dan mengasah kemampuannya di luar klub. Pasalnya Ia ingin dilibatkan di tim nasionalnya Belgia pada Piala Dunia 2018 yang akan diadakan di Rusia. Namun dengan kedatangan Mohamed Salah, Dominic Solanke dan Alex Oxlade-Chamberlain saat itu, membuatnya memprediksi kesulitan yang akan ia dapatkan untuk mendapatkan jatah bermain sebagai starting XI.

Akhirnya pada akhir Agustus 2017 akhirnya ia bergabung dengan Wolfsburg, klub asal Jerman dengan biaya sebesar 6 juta poundsterling selama semusim. Ia pun tak mempermasalahkan hal tersebut demi terwujud keinginannya untuk bermain bersama timnas Belgia.

Tentu keinginannya bukan sekedar kebanggaan untuk dirinya atau keluarganya. Namun ia merasa puas kerena ia dilatih oleh salah satu idolanya saat masih kecil hingga saat ini yaitu Thierry Henry. Ia pun sempat mengatakan, ” Thierry adalah seseorang yang sering saya tonton ketika masih kecil di YouTube.”.

Memang Henry bukanlah pelatih utama timnas Belgia melainkan asisstennya, namun ia sangat senang saat pencetak gol terbanyak di Prancis bergabung bersama kubu setan merah. Ia mengatakan, “Ketika dia bergabung dengan tim nasional, saya kagum, tetapi semakin Anda mengenalnya, semakin Anda menyadari dia hanya seorang pria normal.”.

“Sebagai seorang striker yang terbiasa beroperasi dari sayap, ia adalah seseorang yang saya bisa diajak berbincang. Kadang-kadang, saya menanyakan beberapa pertanyaan dan dia memberi saya banyak nasihat. “. Jawabnya.

Namun sayangnya pencetak gol termuda untuk timnas Belgia di Piala Dunia, saat ini tak mampu mendongkrak performanya bersama klub barunya dan terancam untuk dipulangkan lebih awal. (baca juga : Alasan Divock Origi gagal bersama Wolfsburg). Tercatat untuk seorang striker ia hanya mencetak lima gol dan dua assist dalam 32 pertandingannya disemua kompetisi musim ini.

Divock Origi kesulitan meningkatkan performanya bersama Wolfsburg

Divock Origi kesulitan meningkatkan performanya bersama Wolfsburg

Ia pun mengakuinya dengan mengatakan, “Sulit untuk mengatakannya, namun apa yang bisa saya katakan saat ini adalah bahwa saya ingin satu hari menunjukkan bakat saya pada tingkat yang konstan,”.

“Itu datang dari bermain, belajar, mengekspresikan diri dan melalui saat-saat yang baik dan sulit. Dalam tiga hingga lima tahun, saya melihat diri saya di tingkat atas. Itu adalah sesuatu yang saya impikan, serta memenangkan piala. Saya tidak tahu di mana itu akan terjadi, tetapi jika saya bekerja keras, itu pasti sesuatu yang bisa saya raih. “.

Masa bakti Divock Origi bersama Liverpoll akan berakhir satu tahun lebih kedepannya dan hingga kini ia belum mengetahui rencana klubnya untuk memperpanjangnya. Ia pun akan kesulitan mendapatkan menit bermainnya jika dipulangkan ke Inggris, dan hal tersebut akan berimbas dengan rancana jangka panjangnya utnuk berlatih bersama idolanya,Thierry Henry.