21 Apr

Masa Depan Divock Origi Terancam Di Wolfsburg Maupun Liverpool

Divock origi saat Wolfsburg menghadapi Mainz 05

Masa depan Divock Origi terancam suram dimana kemungkinan besar ia takkan bermain baik di klub utamanya yaitu Liverpool, dan juga klub yang menaunginya saat ini yaitu Wolfsburg. Pasalnya performanya dilapangan yang tak stabil membuat kondisinya sulit setelah musim ini berakhir.

Memang pemain jebolan Lille itu mencetak tujuh gol dalam 45 pertandingannya bersama klub asal Prancis itu sebelum Ia direkrut oleh Liverpool pada musim panas 2014 lalu. Ia pun dipinjamkan lagi menuju Lille dan menambahkan sembilan gol dalam 44 pertandingan yang melibatkannya disemua kompetisi.

Sekembalinya di Liverpool, ia mencetak 21 gol dalam 85 pertandingannya di lintas kompetisi di Inggris, namun sang pelatih tak puas dengannya. Ia sendiri ingin mencari menit bermain lebih dan akhirnya ia memilih untuk dipinjamkan dengan Wolfsburg.

Divock origi saat Wolfsburg menghadapi Mainz 05

Divock origi saat Wolfsburg menghadapi Mainz 05

Ia mengawali musim dengan baik dengan mencetak empat gol dalam sembilan laga perdananya namun belakangan Divock Origi terbilang gagal bersama Wolfsburg. Tengok saja saat Wolfsburg menghadapi Hoffenheim pada 10 Maret dimana ia hanya menyentuh bola hanya 15 kali pahal ia berada sebagai ujung tombak klubnya didepan. Akhirnya setelah 42 menit dari babak pertama ia digantikan oleh rekannya Josip Brekalo.

Baca juga : Inilah Mengapa Alasan Divock Origi Gagal Bersama Wolfsburg

Pelatih baru Wolfsburg yang menggantikan Schmidt pada bulan Februari lalu, yang menggantikan Bruno Labbadia saat ini telah mengungkapkan keputusan untuk sang pemain. Dan seperti yang di ungkap oleh Wolfsburger Allgemeine Zeitung, pertandingan Bundesliga ke-23 Origi untuk klub tersebut mungkin adalah yang terakhir baginya.

Divock origi saat dirotasi Josip Brekalo Wolfsburg vs Hoffenheim

Divock origi saat dirotasi Josip Brekalo Wolfsburg vs Hoffenheim

Diketahui akan diselenggarakan diskusi antara Origi dan Wolfsburg dimana direktur olahraga Olaf Rebbe pun sempat mengungkapkan rencana pembicaraan tersebut dengan mengatakan, “Kami akan membahas di balik alasan tertutupnya pintu ia tampil kelapangan” kata Rebbe. “Ini bukan pertandingan yang bagus dari Divock, Anda harus bisa membuatnya jelas. Kita perlu menganalisis bagaimana 42 menit itu bisa terjadi. Ini bukan yang kita sepakati selama seminggu.”.

Ayahnya Mike yang sekaligus menjadi penasehat Origi, mengungkapkan kekecewaan putranya dan mengatakan kepada Wolfsburger Allgemeine Zeitung, “Dia sangat kecewa setelah pertandingan itu, Tapi pelatihnya adalah bos. “.

“Divock ingin menawarkan dirinya lagi di setiap sesi latihan untuk menjadi starter. Dia tidak senang dengan situasi ini dan akan memaksakan dirinya lagi. Divock fokus 100 persen pada Wolfsburg dan ingin membantu klub dalam pertempuran degradasi.” tambahnya.

Jelas sudah masa depan Divock Origi terancam suram dimana kemungkinan besar ia tak diperpanjang masa baktinya di Wolfsburg apalagi memenuhi harapannya untuk dipermanenkan klub barunya. Sementara di Liverpool, Jurgen Klopp mungkin akan memilih untuk melepaskannya dimusim panas mendatang sehingga terdapat ruang untuk pemain lainnya.