22 Apr

Nostalgia Divock Origi Bersama Timnas Belgia

Divock Origi saat cetak gol menghadapi Islandia 12 November 2014

Beberapa waktu lalu pemain Liverpool yang dipinjamkan oleh Wolfsburg yaitu Divock Origi mengungkapkan nostalgianya saat ia menjadi terkenal di panggung Internasional bersama timnas Belgia.

Origi merupakan pemain keturunan Kenya namun Ia memilih untuk membela timnas Belgia, yang merupakan tahan kelahirannya. Ia pun sempat dilibatkan di timnas Belgia Juniormulai dari U-15. U-16, U-17, U-19 dan U-21. Namun diantara berbagai level. Masa cemerlangnya adalah saat bermain di timnas Belgia U-19, dimana ia mencetak 10 gol dari 19 pertandingan yang melibatkannya.

Divock Origi cetak angka saat Belgia vs Rusia 2014

Divock Origi cetak angka pertama kali saat Belgia vs Rusia 2014

Ia pun bermain di timnas Belgia senior, tanggal 17 Juni 2014 saat ia menggantikan Romelu Lukaku di menit ke 58, dalam pertandingan pembuka Gurp H Piala Dunia 2014 menghadapi Aljazair. Ia mencetak gol internasional pertama kali pada tanggal 22 Juni 2014, saat menghadapi Rusia di menit ke 88 dimana gol semata wayang dalam laga tersebut membuat mereka lolos kebabak sistem gugur.

Saat itu usianya tepat 19 tahun, 2 bulan, dan 4 hari, dan menjadikannya sebagai pencetak gol termuda di turnamen tersebut, pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia Belgia, dan pemain pertama asal Kenya untuk mencetak gol di putaran final Piala Dunia. Ia pun dinobatkan penghargaan tahunan Young Talent of the 2014 Belgian Sportsman.

“Ini adalah waktu yang gila dan gila, kenangnya, “Itu adalah Piala Dunia pertama kami dalam waktu yang lama, dan setelah gol saya dan permainan, semua orang merayakannya. “.

Divock Origi foto Selfie dengan Raja Belgia 2014

Divock Origi foto Selfie dengan Raja Belgia 2014

“Kami bertemu dengan Raja Belgia, saya mengambil selfie dengan dia dan kemudian saya mendengar bahwa ada (bayi) lumba-lumba bernama setelah saya! Saya berada di kamar hotel saya, melihat semua ini terjadi. Itu luar biasa!”.

Hingga saat ini ia telah diturunkan di pertandingan persahabatan sebanyak sebelas kali, kualifikasi Euro tujuh kali dan Piala Dunia sebanyak lima kali dimana di semua kompetisi ia pernah menyumbangkan sebuah gol dan sebuah assist, sementara di kompetisi Euro, ia baru dimainkan dua kali tanma gol dan assist.

Divock Origi saat cetak gol menghadapi Islandia 12 November 2014

Divock Origi saat cetak gol menghadapi Islandia 12 November 2014

Kini Divock Origi mengharapkan bahwa nostalgianya saat ia menjadi terkenal bersama timnas Belgia terwujud kembali dalam ajang kompetisi Piala Dunia 2018 yang diselenggarakan di Rusia, pada bulan Juni mendatang. Namun ia harus perlu mempersiapkan diri lebih jauh, tak sekedar sejarah yang pernah ia goreskan. Apalagi melihat performa Divock Origi yang gagal bersama Wolfsburg dimusim ini.